Analisis Material Mecaplex pengganti Glass Canopy Pesawat KT-1B WOONGBEE berbasis Polymethly Methacrylate (PMMA) dengan Metode Uji Tarik

Penulis

  • Delvin Pradipta Wibowo
  • Purwadi Purwadi

DOI:

https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.460

Kata Kunci:

Canopy, PMMA, Mecaplex

Abstrak

Canopy pesawat berfungsi melindungi awak dan memberikan visibilitas yang jelas selama penerbangan. Mterialnya harus memiliki kekukatan mekanik tinggi, kejernihan optik, serta ketahanan terhadap lingkungan ekstrem. Penelitian ini mengkaji Polymethly Methacrylate (PMMA) sebagai bahan alternatif canopy pesawat KT-1B Woongbee, dan Membandingkannya dengan canopy Mecaplex yang umum digunakan pada pesawat latih dan temput. Uji tarik maksimum (UTS), modulus elasitas, dan elongasi saat putus. Lima spesimen PMMA Mecaplex menunjukan nilai rata-rata UTS 70 MPa, modulus elastisitas 3,0 GPa, dan elongasi 4% yang memenuhi persyaratan minimum kekuatan canopy pesawat. Meskipun memenuhi kriteria mekanik, PMMA bersifat getas, rentan terhadap degradasi UV, dan mudah tergores. Adanya scratch hair setelah dua tahun pemakaian menurunkan kejernihan optik dan memicu retakan mikro. Dianjurkan penerapan pelapisan anti-gores dan anti-UV serta perawatan permukaan yang tepat. Dengan perlakuan tersebut, PMMA produksi Mecaplex layak digunakan sebagai canopy pesawat KT-1B dan menjadi dasar pengembangan material transparan alternatif di bidang aeronautika.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Ibnu Abdul Rosid, Ikbal Rizki Putra,& Alva Edy Tontowi. (2019). Mechanical properties and bending stregth analysis in biocomposite (SAGOO/PMMA) material. Universitas Gadjah Mada

[2] Brown,R. (2002). Mechanical Properties of Material. SHIRMS

[3] RÖhm, O. (1929). Polymethly Methacrylate Develpoment Research. RÖhm & Haas

[4] Sanjaya, R., et al. (2017). Penerapan dalam Teknik Mesin. Magister Teknik Sipil Kristen Petra

[5] Sutisna. (2021), Perancangn dan analisis Kekuatan Mesin Uji Universal (UTM) untuk Uji Tarik dan tekuk. Teknik Mesin dan Mekatronika

[6] Kim, I.-S. et al. (2024). Fatigue-induced fracture failure of Acrylic -polycarbonate laminated aircraft canopy. SSRN.

[7] ASTM D638-14. (2014). Standard Test Method for Tensile Properties of Plastics. ASTM International.

[8] Lopez, A. & Kolios, A. (2022). Tensile testing in composite structures. Elsevier.

Diterbitkan

2025-12-28

Cara Mengutip

Pradipta Wibowo, D., & Purwadi, P. (2025). Analisis Material Mecaplex pengganti Glass Canopy Pesawat KT-1B WOONGBEE berbasis Polymethly Methacrylate (PMMA) dengan Metode Uji Tarik. Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi Dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO), 7, 461–472. https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.460