Analisis Karakteristik Aerodinamika Penambahan Winglet Tipe Canted pada NACA 2412 dengan Menggunakan Ansys 2025 R1

Penulis

  • Ahmad Allan Dzulqarnain
  • Arief Hadiyanto

DOI:

https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.433

Kata Kunci:

Canted winglet, NACA 2412, Lift-to-Drag Ratio

Abstrak

Winglet merupakan komponen aerodinamika yang terletak pada ujung sayap dan berfungsi untuk mengurangi vorteks ujung sayap yang menyebabkan gaya hambat induksi (induced drag), sehingga dapat meningkatkan efisiensi aerodinamika pesawat secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik aerodinamika sayap yang dilengkapi dengan winglet tipe canted pada profil NACA 2412 menggunakan perangkat lunak ANSYS 2025 R1. Model sayap yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi profil NACA 2412, yang juga diterapkan pada pesawat Cessna 172 milik TNI Angkatan Udara. Winglet tipe canted diuji dengan variasi sudut kemiringan (cant angle) sebesar 15°, 30°, dan 45°. Simulasi dilakukan pada kecepatan jelajah 167 km/jam (46 m/s) dengan variasi sudut serang (angle of attack) sebesar 2°, 4°, 6°, dan 8°. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kecepatan 46 m/s, sayap tanpa winglet memiliki efisiensi aerodinamika yang lebih baik dibandingkan dengan sayap yang menggunakan winglet tipe canted, khususnya pada sudut serang yang lebih tinggi. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rasio angkat terhadap hambat (L/D) yang lebih besar pada konfigurasi tanpa winglet. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penambahan winglet tipe canted tidak memberikan peningkatan efisiensi aerodinamika yang signifikan pada kondisi penerbangan yang diuji.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Amaluddin, F. & Haryoko, A. (2019). Analisa Sensor Suhu dan Tekanan Udara terhadap Ketinggian Air Laut Berbasis Mikrokontroler. ANTIVIRUS: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika, 13(2), 98–104.

[2] Guerrero, J. E., Sanguineti, M., & Wittkowski, K. (2020). Variable Cant Angle Winglets for Improvement of Aircraft Flight Performance. Springer Netherlands, 55(10).

[3] Hanif, I., Jatisukamto, G., Amroe, A., & Nafi, A. (2017). Pengaruh Sudut Tekuk (Cant) Winglet Menggunakan Airfoil NACA 2215 pada Aerodinamika Sayap Pesawat.

[4] Hidayat, M. F. (2016). Analisa Aerodinamika Airfoil NACA 0021 dengan ANSYS Fluent. Jurnal Kajian Teknik Mesin, 1(1), 2–4.

[5] Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA). (2022). Konsep Aerodinamika Pesawat yang Penggemar Penerbangan Wajib Tahu. Diakses pada 14 Februari 2025 dari: https://www.itda.ac.id/portal/blog/detail/585/konsep-aerodinamika-pesawat-yang-penggemar-penerbangan-wajib-tahu

[6] Lubis, M. M. (2012). Analisis Aerodinamika Airfoil NACA 2412 pada Sayap Pesawat Model Tipe Glider dengan Menggunakan Software Berbasis Computational Fluid Dynamic untuk Memperoleh Gaya Angkat Maksimum. Jurnal e-Dinamis, 2(2), 23–33.

[7] Miranda. (2011). Metode Menentukan Massa dan Kerapatan.

[8] Niulai, J. & Muskita, N. D. (2022). Pengaruh Bentuk Benda Uji terhadap Pola Aliran Angin di Ruang Uji Wind Tunnel. Jurnal Voering, 7(1), 37–46.

Diterbitkan

2025-12-28

Cara Mengutip

Allan Dzulqarnain, A., & Hadiyanto, A. (2025). Analisis Karakteristik Aerodinamika Penambahan Winglet Tipe Canted pada NACA 2412 dengan Menggunakan Ansys 2025 R1 . Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi Dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO), 7, 113–122. https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.433