Analisis Aerodinamika 3d Printing Model Sayap Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon Sebagai Air Carrier Dengan Metode Eksperimen
DOI:
https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.451Kata Kunci:
F-16 Fighting Falcon, Pegasus XL, Subsonic Wind TunnelAbstrak
Penelitian ini menganalisis kinerja aerodinamika model sayap pesawat F-16 Fighting Falcon sebelum dan sesudah penambahan roket Pegasus XL pembawa nanosatelit melalui pengujian di terowongan angin subsonik. Model berbahan PLA hasil cetak 3D dengan airfoil NACA 64A204 diuji pada berbagai kecepatan udara dan sudut serang untuk mengeksplorasi metode peluncuran nanosatelit berbasis udara yang efisien dan hemat biaya. Hasil menunjukkan bahwa penambahan roket meningkatkan koefisien angkat pada sudut serang rendah hingga menengah, namun juga meningkatkan hambatan dan menyebabkan stall terjadi lebih awal, dengan pergeseran efisiensi aerodinamika optimal dari 10° (tanpa roket) menjadi 6° (dengan roket). Konfigurasi sayap dengan roket lebih cocok untuk fase lepas landas atau menanjak, sedangkan sayap tanpa roket memberikan stabilitas lebih baik pada kecepatan tinggi, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi acuan awal dalam pengembangan sistem peluncuran nanosatelit berbasis pesawat tempur yang efisien dan adaptif.
Unduhan
Referensi
[1] About FreeCAD/id (2025). Available at: https://wiki.freecad.org/About_FreeCAD/id.
[2] Anderson, John D. (2011) Fundamentals of Aerodynamics. 5th edn. Edited by J. D. Anderson. New York: McGraw Hill Education. Available at: file:///C:/Users/MyBook PRO K7V/Documents/TUGAS AKHIR/Fundamentals of Aerodynamics 5ED.pdf.
[3] Edward Fahmi and Permana, Y. (2016) ‘Perancangan Dan Realisasi Sistem Gerak Aktif Satelit – Nano Berbasis Saluran Mikrostrip’, Ict, 6(11), pp. 29–37.
[4] ‘Gambar Airfoil’ (no date). Available at: https://www.aeroengineering.co.id/2016/02/pemilihan-airfoil-pesawat-aeromodelling/.
[5] General Dynamic F-16 Fighting Falcon (no date). Available at: https://id.wikipedia.org/wiki/General_Dynamics_F-16_Fighting_Falcon.
[6] Grumman, N. (1385) ‘Pegasus User Guide’, 17, p. 302.
[6] Logreira, D. (2019) Pegasus XL 3D Model, NASA. Available at: https://science.nasa.gov/resource/pegasus-xl-3d-model/.
[7] Mulyadi, M. (2010) ‘Analisis Aerodinamika Pada Sayap Pesawat Terbang Dengan Menggunakan Software Berbasis Computational Fluid Dynamics (Cfd)’, Universitas Gunadarma, pp. 1–13.
[8] Series, I. (2014) ‘TO ID1F-16C-2-00GV-00-1 DESCRIPTION’, (June).
[9] Ummah, M.S. (2019) ‘Panduan Roket Pegasus’, Sustainability (Switzerland), 11(1), p. 15. Available at: http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.
[10] Wall, M. (2015) DARPA to Begin Testing Satellite-Launching Fighter Jet This Yeare. Available at: https://www.space.com/28504-darpa-satellite-launching-jet-alasa-xs-1.html%0A%0A.
[11] Wibowo, H.B. (2022) ‘2. Teknologi Kunci Wahana Peluncur Nano Satelit’, TNI Angkatan Udara, 1(3), pp. 13–20. Available at: https://doi.org/10.62828/jpb.v1i3.3.
[12] Widayatmo, L. (2024) Aerodinamika I. Edited by B. Firmanto. Yogyakarta: Akademi Angkatan Udara.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rizky Aditya Hutabarat, Wahyu Kusumahardi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.