Pengaruh Proses Annealing terhadap Kualitas Bending Doubler Aluminium Alloy seri 6061-T3 pada Struktur Skin Center Wing Box

Penulis

  • Muhammad Noval Al Azzam
  • Girjo Rahmanto

DOI:

https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.450

Kata Kunci:

Aluminium, Bending, Annealing

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses annealing mempengaruhi kualitas pembengkokan (bending) pada aluminium alloy seri 6061 T3 yang digunakan pada struktur skin center wing box pesawat. Material aluminium alloy 6061 T3 dikenal memiliki kekuatan yang baik, namun cenderung keras sehingga berisiko mengalami retak atau cacat saat proses pembengkokan. Oleh karena itu, diperlukan perlakuan panas berupa annealing untuk meningkatkan keuletan material dan mengurangi tegangan sisa yang dapat menyebabkan kegagalan saat proses fabrikasi. Dalam penelitian ini, material aluminium diberi perlakuan annealing dengan variasi waktu pemanasan sebelum dilakukan uji bending. Tujuan dari perlakuan panas ini adalah untuk melunakkan struktur logam dan mengurangi tegangan dalam (internal stress) sehingga proses pembengkokan dapat berlangsung lebih baik. Setelah dilakukan bending test, permukaan hasil uji diperiksa untuk melihat adanya retak atau cacat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses annealing mampu meningkatkan keuletan aluminium dan menurunkan risiko terjadinya retak, sehingga kualitas hasil pembengkokan menjadi lebih baik dan struktur wing box lebih tahan lama.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Aircraft, Tolerant. 1990. “90 (o, 4’ l.” 90.

[2] Chase, A. 1929. “This is a reproduction of a library book that was digitized by Google as part of an ongoing effort to preserve the information in books and make it universally accessible .” Biologia Centrali-Americaa 2: v–413.

[3] Corporation, Lockheed Martin. 2023. “C-130B-H TECHNICAL Lockheed Martin C-130B-H.”

[4] Heat, O F. 1964. “Of heat.” : 97–100.

[5] Kammer, Catrin. 2018. “Aluminum and aluminum alloys.” Springer Handbooks: 157–93. doi:10.1007/978-3-319-69743-7_6.

[6] Kaufman, J Gilbert, dan Elwin L Rooy. 2004. Aluminum Alloy Castings: Properties, Processes, and Applications Aluminum Alloy Properties , Processes , and Applications.

[7] Ko, Young Gun, dan Kotiba Hamad. 2017. “Annealing behavior of 6061 Al alloy subjected to differential speed rolling deformation.” Metals 7(11). doi:10.3390/met7110494.

[8] Krisna Lelmalaya, Budi, Saiful Anham, Mohammad Aqbiel Surya Saputra, dan Tria Nur Fitrianti. 2023. “1. Tantangan Dan Solusi Dalam Perawatan Armada C-130 Hercules Demi Mendukung Pengembanan Misi Negara.” TNI Angkatan Udara 2(1): 1–7. doi:10.62828/jpb.v2i1.51.

[9] Kuliah, Mata Kuliah,aircraft structure. 2020. “Semester 3 1.” : 1–156.

[10] Lockheed Martin, dan Operation Manual. “for Operation Manual.”

[11] Methods, Standard Test. 1998. “Standard Test Methods for Bend Testing of Material for Ductility 1.” Current 03(February): 1–7. doi:10.1520/E0290-13.Copyright.

[12] Sambas, Achmad, Casiman Sukardi, dan Reza Yadi Hidayat. 2024. “Teknik Dasar Peleburan Logam.”

Diterbitkan

2025-12-28

Cara Mengutip

Noval Al Azzam, M., & Rahmanto, G. (2025). Pengaruh Proses Annealing terhadap Kualitas Bending Doubler Aluminium Alloy seri 6061-T3 pada Struktur Skin Center Wing Box. Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi Dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO), 7, 343–352. https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.450