Analisis Kualitas Balistik dan Kimiawi Amunisi MU-1 TJ 9x19 mm Parabellum Setelah Perendaman Dengan Air Laut dan Air Sungai
DOI:
https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.447Kata Kunci:
Amunisi MU 1 TJ 9×19 mm, Uji Balistik, Kadar AbuAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perendaman selama 7 hari dalam air laut dan air sungai terhadap kualitas balistik dan sifat kimiawi amunisi MU‑1 TJ 9×19 mm Parabellum. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan operasional TNI AU, di mana amunisi harus tetap andal meskipun terekspos lingkungan perairan selama misi darurat atau penugasan khusus. Metode penelitian menggunakan eksperimen laboratorium dengan tiga perlakuan: perendaman selama 7 hari di air laut, perendaman selama 7 hari di air sungai, dan kontrol 7 hari tanpa perlakuan. Setelah perendaman, dilakukan uji balistik untuk mengukur kecepatan proyektil, akurasi tembakan, dan tekanan gas internal, serta analisis kadar abu propelan sebagai indikator perubahan kimiawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman selama 7 hari menyebabkan perubahan minor pada performa balistik, termasuk sedikit penurunan akurasi dan variasi tekanan gas, serta peningkatan residu anorganik pada propelan. Meskipun demikian, perubahan tersebut tidak signifikan secara operasional, sehingga kualitas dan keandalan amunisi tetap terjaga. Penelitian ini menegaskan pentingnya prosedur pemeriksaan dan pembersihan bila amunisi terekspos air sebelum digunakan
Unduhan
Referensi
[1] Ramadhan, M.R., Infantono, A., 2016. Analisis Kualitas Peluru MU-1TJ Kaliber 9x19 mm LOT 2011 Menggunakan Metode Uji Kadar Air dan Uji Tembak. Akad. Angkatan Udar. J. Def. Sci. Technol. AAU-JDST 5, 55–76
[2] Simbolon, H., Widyatmo, L., n.d. ANALISIS KUALITAS PELURU MU5-TJ KALIBER 5,56X45 MM PASCA DIRENDAM DENGAN AIR PAYAU DAN AIR SUNGAI MENGGUNAKAN METODE UJI BALISTIK DAN UJI KIMIA.
[3] Nugraha, A., Infantono, A., 2017. Analisis Kualitas Peluru Berdasarkan Variabel 5 Jenis Air Menggunakan Metode 6, 1–16.
[4] AMALIA, E., 2020. Keanekaragaman dan Kemelimpahan Makrozoobentos di Sungai Gajah Wong Yogyakarta 6–7.
[5] Book, O.P., Weaponry, H.O., Kecil, A.K., Besar, A.K., Penerbitannya, W., Laboratorium, P.P., Logistik, T., Ketiga, E., 2009. PTU 260 PENGUJIAN BALISTIK MUNISI 1–13.
[6] DARMAWI, DEWI, T.K., ALIAN, H., GINTING, K., 2022. Ahli Korosi Dasar 190 halaman.
[7] Nugraha, A., Infantono, A., 2017. Analisis Kualitas Peluru Berdasarkan Variabel 5 Jenis Air Menggunakan Metode 6, 1–16.
[8] Jabalquinto, A.R., Mai, N., Mohammed, Y., Gill, P.P., 2023. Influence of humidity on the decomposition process doublebaserocketpropellant.Polym.Degrad.Stab.218,110546.https://doi.org/10.1016/j.polymdegradstab.
[9] Markham, M., 2019. Glossary of Firearms Terminology 1–23.
[10] Francis, R., 2016. Copper Alloys in Seawater : Avoidance of Corrosion Copper Alloys in Seawater : Avoidance of Corrosion. Copp. Alloy. - Early Appl. Curr. Perform. - Enhancing Process. 225, 20.
[11] Janikowski, D.S., 2015. Corrosion Testing of Metals-Is It Needed?
[12] Kemhan RI, 2010. Petunjuk Pelaksanaan Nomor : JUKLAK/04/VI/2010 Tentang Penyelenggaraan Pemeliharaan Amunisi di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia. Kemhan.Go.Id.
[13] Kinanthi Pangestuti, E., Darmawan, P., 2021. Analysis of Ash Contents in Wheat Flour by The Gravimetric Method. J. Kim. dan Rekayasa 2, 16–21. https://doi.org/10.31001/jkireka.v2i1.22
[14] Mattar, H., Baz, Z., Saleh, A., Shalaby, A.S.A., Azzazy, A.E., Salah, H., Ismail, I., 2020. Nitrocellulose : Structure , Synthesis , Characterization , and Applications 15, 1–15.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Akhmad Reza Akbar, Sya’ban Trii Hernawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.