Analisis Perbandingan Laju Korosi Alumunium 2024-T3 Dan T6 Dengan Dan Tanpa Pelapisan Zinc Coating Menggunakan Media Rendam Larutan Naoh 0,5 M Dan Hcl 0,5 M Untuk Ketahanan Konstruksi Pesawat Terbang
DOI:
https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.440Kata Kunci:
Aluminium 2024-T3, Aluminium 2024-T6, Zinc CoatingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan laju korosi pada aluminium 2024-T3 dan 2024-T6 dengan dan tanpa pelapisan zinc coating menggunakan media perendaman larutan NaOH 0,5 M dan HCl 0,5 M. Pelapisan zinc coating digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan korosi melalui mekanisme proteksi periodik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan proses perendaman spesimen selama 7, 14, dan 21 hari dalam larutan NaOH dan HCl konsentrasi 0,5 M. Parameter yang diuji meliputi kehilangan massa (weight loss), laju korosi, dan efisiensi pelapisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelapisan zinc coating mampu menurunkan laju korosi secara signifikan dibandingkan dengan spesimen tanpa pelapis. Secara keseluruhan, pelapisan zinc coating terbukti efektif dalam meningkatkan ketahanan material terhadap korosi, sehingga dapat menjadi alternatif perlindungan yang potensial untuk memperpanjang umur struktur pesawat terbang yang menggunakan paduan aluminium 2024-T3 maupun T6.
Unduhan
Referensi
[1] anggaretno, G. (2012). Analisa Pengaruh Jenis Elektroda terhadap Laju Korosi pada Pengelasan Pipa API 5L Grade X65. Jurnal Teknik ITS, 1(Corrosion), 3–7.
[2] Ginanjar S. (2016). Studi Ketahanan Korosi Dan Kerentanan Terhadap Pitting Corrosion Paduan Aluminium Hasil Pengerolan Dingin. Laboratorium Metallurgy Jurusan Teknik Mesin, 12–15.
[3] Hartono, R., & Subigyar, D. (2020). Laju korosi pada baja karbon medium plat A36 direndam dalam media air laut dan air tawar. Dinamika Jurnal Teknik Mesin Unkhair, 5(1), 16–19.
[4] Prayogo, A., Mulyaningsih, N., & Pramono, C. (2018). Pengaruh Variasi Media Korosi Terhadap Laju Korosi Baja Pegas Daun Pasca Quenching. 1(2)
[5] Fontana, Mars G. (1987). This book studies corrosion in engineering, it approaches the subject in terms of corrosives or environments rather than in terms of materials.
[6] Davis, J. R. (Ed.). (1999). Corrosion of Aluminum and Aluminum Alloys. Materials Park, OH: ASM International.
[7] Polmear, I. (2006). Light Alloys: From Traditional Alloys to Nanocrystals (4th ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann.
[8] Sanni, O., Okeniyi, J. O., & Popoola, A. P. I. (2022). Agro‑industrial wastes as corrosion inhibitor for 2024‑T3 aluminium alloy in 1 M HCl. Case Studies in Chemical and Environmental Engineering, 6, 100281.
[9] Xhanari, K., Finsgar, M., & et al. (2016). Organic corrosion inhibitors for aluminum and its alloys in chloride and alkaline solutions—A review. Arabian Journal of Chemistry, 9(3), 1–18
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Shafarizky Febrian Putra Mahendra, Raden Agus Subijanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.