Analisis Perbandingan Tingkat Ketelitian Pipa Venturi Dan Pelat Orifice Dalam Menghitung Laju Aliran Fluida
DOI:
https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.430Kata Kunci:
Laju aliran fluida, Pipa Venturi, Pelat OrificeAbstrak
Penelitian ini membandingkan ketelitian pipa Venturi dan pelat orifice dalam mengukur laju aliran air menggunakan alat H408 Fluid Friction Apparatus. Pengujian dilakukan dengan sebelas variasi debit antara 0,0002–0,000284 m³/s, dan perbedaan tekanan diukur menggunakan piezometer. Hasil menunjukkan pipa Venturi memiliki rata-rata penyimpangan 1%, sedangkan pelat orifice 7% terhadap nilai debit valid. Nilai bilangan Reynolds pada kedua alat menunjukkan aliran turbulen (Re > 4.000). Akurasi Venturi lebih tinggi karena bentuknya yang menyempit dan melebar secara bertahap meminimalkan kehilangan tekanan, sementara pelat orifice mengalami kerugian tekanan lebih besar akibat perubahan penampang mendadak. Secara keseluruhan, pipa Venturi lebih presisi namun mahal, sedangkan pelat orifice lebih ekonomis dan mudah dipasang jika dikalibrasi dengan baik.
Unduhan
Referensi
[1] U. S. Dharma and G. Prasetyo, “Pengaruh perubahan laju aliran terhadap tekanan dan jenis aliran yang terjadi pada alat uji praktikum mekanika fluida,” Turbo: Jurnal Program Studi Teknik Mesin, vol. 1, no. 2, 2012.
[2] Q. Fitriyah, A. A. D. Setyawan, and M. P. E. W. Prihadi, “Aplikasi hukum Bernoulli pada alat peraga flow meter untuk praktikum mekanika fluida,” in Prosiding Seminar Nasional NCIET, vol. 1, no. 1, 2020.
[3] A. Ghurri, S. G. Tisna, and S. Syamsudin, “Pengujian orifice flow meter dengan kapasitas aliran rendah,” MECHANICAL, vol. 7, no. 2, 2016.
[4] M. S. Habiba, Studi eksperimental tentang perubahan beda tekanan dalam aliran dua fase cair-cair dengan variasi sudut ekspansi pada saluran pembesaran mendadak, vol. 10, no. 1, 2024.
[5] H. Makbul and A. Z. Syaiful, Uji perbandingan performa venturimeter dan orifice meter dalam pengukuran aliran fluida dengan perbedaan bukaan katup, 2024.
[6] D. Prabowo, S. Syaiful, and J. Jamari, “Rancang bangun venturi scrubber terhadap penurunan emisi jelaga,” Infotekmesin, vol. 10, no. 1, pp. 1–5, 2019.
[7] S. Prihatiningtyas and H. E. Haryono, “Alat peraga sebagai upaya peningkatan pemahaman konsep peserta didik pada materi mekanika fluida,” SEJ (Science Education Journal), vol. 3, no. 2, pp. 131–138, 2019.
[8] I. Priyadi, F. Hadi, R. Faurina, and I. Agustian, “Ventilator non-invasive berbasis kontrol volume dengan orifice plate flow meter,” ELKOMIKA, vol. 10, no. 2, p. 259, 2022.
[9] N. I. Riani, A. Lostari, and M. A. Wahyudi, “Pengaruh variasi diameter pipa dan bukaan katup pada alat uji Osborne Reynolds Apparatus,” M.A., vol. 8, no. 1, 2023.
[10] W. N. Septiadi, “Studi eksperimental orifice flow meter dengan variasi tebal dan posisi pengukuran beda tekanan aliran melintasi orifice plate,” vol. 2, no. 1, 2008.
[11] A. D. Sultan, R. Rizky, H. Hidayat, S. Mulyani, and W. A. Yusuf, “Analysis of the effect of cross-sectional area on water flow velocity by using Venturimeter tubes,” Jurnal Pendidikan Fisika, vol. 8, no. 1, pp. 94–99, 2020.
[12] S. I. Zulfa, A. Nikmah, and E. K. Nisak, “Analisa penguasaan konsep pada tekanan hidrostatis dan hukum Pascal mahasiswa pendidikan fisika,” Jurnal Fisika Indonesia, vol. 24, no. 1, p. 24, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Azyura Dimas Ryandito, Purwadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.