Analisis Perbandingan Uji Tarik Antara Komposit Laminate Menggunakan Bambusa Vulgaris dan Fiber Glass dengan Metode Press Molding untuk Skin Grob 120 TP
DOI:
https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.429Kata Kunci:
Bambusa vulgaris, fiber glass, press molding, laminated compositeAbstrak
Penelitian ini membandingkan kekuatan tarik komposit serat alami (bambu Bambusa vulgaris) dengan komposit fiberglass sintetis untuk potensi penggunaan pada aplikasi pesawat Grob TP 120. Kedua jenis komposit diproduksi menggunakan metode press molding dengan komposisi 60% resin epoksi dan 40% serat penguat, kemudian diuji sesuai standar ASTM D3039. Hasil penelitian menunjukkan komposit fiberglass mencapai kekuatan tarik rata-rata yang lebih tinggi (11.263,55 N) dibandingkan komposit bambu (7.689,21 N). Namun, komposit berbasis bambu menawarkan keunggulan dalam hal densitas yang lebih rendah, keberlanjutan lingkungan, dan efektivitas biaya produksi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun fiberglass tetap unggul untuk kebutuhan kekuatan tinggi, Bambusa vulgaris menghadirkan alternatif ramah lingkungan yang layak untuk komponen ringan, non-struktural, atau komponen sekunder dalam aplikasi pesawat terbang, berkontribusi pada pengembangan material komposit berkelanjutan di bidang aeronautika.
Unduhan
Referensi
[1] Niskanen, S. (2009). OpenRocket: Software untuk Desain dan Simulasi Roket. Open Source Project
[2] Prusa Research. (2023). Prusaslicer: Software Slicer untuk Pencetakan 3D. Prusa Research Official Documentation
[3] National Aeronautics and Space Administration (NASA). (2022). Rocket Propulsion Fundamentals and Design Considerations. NASA Technical Reports
[4] Creality. (2024). Creality Ender 2 Pro: Spesifikasi dan Panduan Penggunaan Printer 3D untuk Prototyping. Creality Product Manuals
[5] Al-Mansoori, K. A. H., & Al-Sharif, M. A. S. 2020, Design and Development of Reusable Spacecraft: A Review, Journal of Aerospace Engineering, vol. 233, no. 1, pp. 1-15, dilihat 10 Oktober 2023.
[6] LAPAN. (2020). Roket RX-550: Pengembangan Roket Balistik untuk Riset Antariksa dan Pertahanan Nasional. LAPAN Research Journal
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dewangga Chandra Dirgantara, Dedy Eko Sulistyono

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.