Analisis Perbandingan Karakteristik Aerodinamika Split-Tip Winglet dan Sharklet pada Sayap NACA 653-218 Menggunakan Digital Subsonic Wind Tunnel
DOI:
https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.428Kata Kunci:
Airfoil, winglet, Split-TipAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan gaya angkat, gaya hambat, serta koefisien lift dan drag pada sayap dengan airfoil NACA 653-218 yang dilengkapi dengan konfigurasi split-tip winglet, sharklet, dan tanpa winglet. Pengujian dilakukan menggunakan Digital Subsonic Wind Tunnel dengan variasi kecepatan aliran udara sebesar 5 m/s, 15 m/s, dan 25 m/s, serta sudut serang (AoA) antara 0° hingga terjadi stall dengan interval 2°. Spesimen dibuat berdasarkan desain sayap NACA 653-218 dengan ujung sayap yang dapat diganti sesuai variasi konfigurasi winglet. Berdasarkan hasil pengujian, diketahui bahwa penggunaan sharklet menghasilkan gaya angkat tertinggi dibandingkan dengan konfigurasi lainnya. Pada kecepatan udara 25 m/s dan sudut serang 20°, model tanpa winglet menghasilkan gaya angkat sebesar 1,25 N, model dengan split-tip winglet sebesar 1,36 N, dan model dengan sharklet sebesar 1,39 N. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penambahan sharklet pada sayap NACA 653-218 mampu meningkatkan efisiensi aerodinamika dengan peningkatan gaya angkat yang lebih besar dibandingkan konfigurasi tanpa winglet maupun split-tip winglet.
Unduhan
Referensi
[1] F. T. Hidayat, B. Rabeta, and F. Fransiscus, “Analisis Pengaruh Winglet Pada Sayap Pesawat Cessna 172 Menggunakan Perangkat Lunak XFLR5,” J. Teknol. Kedirgant., vol. 5, no. 1, pp. 50–56, 2020, doi: 10.35894/jtk.v5i1.423.
[2] S. Jumini, “GAYA AERODINAMIK DALAM PENERBANGAN PERSPEKTIF Q.S. AN-NAHL: 79,” 2013.
[3] G. Setyoaji, I. Haryanto, and A. Widodo, “Analisa Statis Struktur Wing Box Pesawat Udara Dengan Equivalent Plate Model,” J. Tek. Mesin Undip, vol. 4, no. 1, pp. 63–70, 2016.
[4] M. Razzaaq and R. S. , Lailatul Husna Lubis, “http://ojs.unimal.ac.id/index.php/relativitas/index,” vol. 7, no. 2, pp. 102–111, 2024.
[5] B. W. McCormick, “Aerodynamics Aeronautics And Flight Mech,” 1995.
[6] F. Sumantri and M. Fitri, “Perancangan Alat Uji Vortex Bebas Dan Vortex Paksa,” Zo. Mesin, vol. 8, no. 2, pp. 1–9, 2021.
[7] J. John D. Anderson, Fundamental of Aerodynamic. 2016.
[8] M. R. Sormin and R. Permatasari, “Analisis Spiroid Winglet Pada Pesawat Subsonic Dengan Variasi Sudut Serang Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamic,” J. Penelit. Dan Karya Ilm. Lemb. Penelit. Univ. Trisakti, vol. 5, no. 1, pp. 1–7, 2020, doi: 10.25105/pdk.v5i1.6414.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Widyo Nur Rahman, Linggar Widayatmo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.