Desain Konseptual Sistem Keamanan Siber Pada Industri Kedirgantaraan
DOI:
https://doi.org/10.54706/senastindo.v7.2025.407Kata Kunci:
Desain Konseptual, Keamanan Siber, Industri KedirgantaraanAbstrak
Pembangunan industri kedirgantaraan merupakan salah satu perwujudan pada misi kedua Asta Cita, yaitu untuk memantapkan sistem pertahanan keamanan Negara. Manajemen industri kedirgantaraan dalam mendukung Indonesia Emas 2045 perlu melakukan beberapa langkah strategis. Antara lain penguatan ekosistem industri melalui kolaborasi pemerintah dengan swasta dan peningkatan investasi. Industri kedirgantaraan merupakan salah satu sektor yang memiliki urgensi terhadap teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, keamanan siber menjadi sangat penting untuk melindungi aset-aset strategis dan informasi sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun desain konseptual manajemen keamanan siber yang dapat diterapkan pada industri kedirgantaraan. Model ini dikembangkan berdasarkan analisis terhadap ancaman keamanan siber yang dihadapi oleh industri kedirgantaraan, serta best practice dan standar keamanan siber yang ada. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode research and development menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa elemen sistem keamanan siber industri kedirgantaraan, antara lain stakeholder system keamanan siber yang terdiri atas pemerintah, industri, akademisi dan organisasi. Selain itu, terdapat pula tantangan dan fokus dari keamanan siber industri kedirgantaraan. Melalui desain konseptual sistem keamanan siber industri kedirgantaraan yang terbentuk, diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan dan strategi keamanan siber di industri kedirgantaraan.
Unduhan
Referensi
[1] Kementerian PPN/ Bappenas, Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan Indonesia 2022-2045. Jakarta: Kementerian PPN/ Bappenas.
[2] (2025). Thales Group. [Online]. Available: https://www.thalesgroup.com/en/markets/aerospace/air-traffic-management/cybersecurity-aerospace.
[3] (2025). Airways Magazine. [Online]. Available: https://www.airwaysmag.com/new-post/aviation-cybersecurity-threats-in-2025.
[4] E. Ukwandu, M. A. B. Farah, H. Hindy, M. Bures, R. Atkinson, C. Tachtatzis, I. Andovonic, and X. Bellecen, "Cyber-Security Challenges in Aviation Industry: A Review of Current and Future Trends", Information, vol. 13, no. 3, pp. 1-22, 2022.
[5] M. A. Prasetyo, C. N. Mazda, T. Aji, dan K. Dwijayanti, "Design Development of Catfish Chips using the Kano Model and Quality Function Deployment (QFD) at the Pelemadu Rempeyek Industrial Center", in Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, 2024, pp. 2360-2369.
[6] Peraturan Menteri Pertahanan No 82 Tahun 2014 tentang Pedoman Pertahanan Siber.
[7] (2023). BINUS University. [Online]. Available at: https://sis.binus.ac.id/2023/08/02/apa-itu-desain-konseptual/.
[8] C. N. Mazda, D. A. Kurniawati, dan M. W. Musthofa, "Optimasi Keuntungan Digital preneur Hampers Minuman Menggunakan Aplikasi CPLEX", in Proceedings of the National Conference on Electrical Engineering, Informatics, Industrial Technology, and Creative Media, 2023, Vol. 3, No. 1, pp. 215-220.
[9] Suradi, Pemodelan Sistem (Sebuah Pengantar). Makassar: CV Tohar Media, 2022.
[10] Mazda, C.N., Perdana, Y.R., Jupriyanto (2024). The Alliance Strategy in Supply Chain Management of Indonesia’s Defense Industry. In: Kurniawan, D., Nor, F.M. (eds) Advances in Manufacturing Processes and Smart Manufacturing Systems. GCMM 2023. Lecture Notes in Networks and Systems, vol 1214. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-031-80341-3_7.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Chadziqatun Najilatil Mazda

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.