PENENTUAN JALUR KRITIS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHODE (CPM)

Authors

  • Budi Mardian Departemen Teknik Manajemen Industri, Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Indonesia
  • Wisnu Lintang Sembada Departemen Teknik Manajemen Industri, Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Indonesia

Keywords:

time schedule, curva s, CPM, jalur kritis

Abstract

Dalam sebuah perencanaan proyek ada bagian yang paling penting yaitu penjadwalan proyek, yang bertujuan untuk menentukan kapan sebuah proyek dilaksanakan berdasarkan urutan tertentu dari awal sampai akhir proyek. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis waktu kerja pelaksanaan pekerjaan proyek adalah CPM (Critical Path Method). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur kritis, yaitu jalur pekerjaan dengan waktu kerja terlama yang di dalamnya terdapat aktivitas- aktivitas kritis yang tidak bisa ditunda pekerjaannya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Time Schedule proyek pembangunan gedung RBKM AAU yang dikerjakan oleh PT. Razaaqi Andaru Buwono sebagai pihak pelaksana proyek. Time Schedule dibuat dalam bentuk curve-S yaitu suatu curve yang disusun untuk memberikan gambaran rencana pekerjaan proyek mulai dari 0% - 100%. Curve-S juga dapat menggambarkan rencana kemajuan volume pekerjaan yang diselesaikan
sepanjang berlangsungnya proyek. Dari analisis yang dilakukan dengan CPM (Critical Path Method) terhadap time schedule curve-S proyek pembangunan gedung RBKM, didapat satu jalur kritis dengan durasi waktu 180 hari kerja. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek dari awal hingga akhir yang direncanakan pihak pengembang selama 180 hari, dianggap sudah efektif.

References

[1] Angelin dan Ariyanti, (2018), Analisis Penjadwalan Proyek New Product Development Menggunakan Metode Pert dan CPM, Jurnal

Ilmiah Teknik Industri , Vol. 6 No. 1, 63 – 70.

[2] Alfianto, D. (2012). Evaluasi Penjadwalan Proyek dengan Menggunakan Metode CPM dan Analisis Kurva “S” Pada Proyek Studi Detail Desain Pantailes Tejakula di Kabupaten Buleleng Bali, Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

[3] Dharmawan, Oktarina dan Wibowo, (2017). Evaluasi Penjadwalan Proyek Pengembangan Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu, Jurnal, Media Komunikasi Teknik Sipil, Vol 23, No.1, 2017, 59-68.

[4] Dannyanti, 2011, Optimalisasi Pelaksanaan Proyek dengan Metode PERT dan CPM (Studi Kasus Twin Tower Building Pasca Sarjana Undip).

[5] Dimyanti, Hamdan,H.A., & Nurjaman, K., (2014), Manajemen Proyek. Bandung , Pustaka Setia.

[6] Heizer, Jay dan Rander, Barry. (2015), Manajemen Operasi. Edisi Sebelas, Jakarta, Salemba Empat.

[7] Iman, Wahyono dan Gusminto, (2018), Evaluasi Penjadwalan Waktu Pada Proyek Pembangunan Rumah Tipe 30 Di Istana Tegal Besar Kabupaten Jember Dengan Metode CPM, Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, Vol 2 : 153-157.

[8] Levin, Richard I., dan Charles A. K., (1972), Perentjanaan dan Pengawasan Dengan PERT dan CPM. Jakarta : Bhratara.

[9] Soeharto, Imam. (2001), Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional. Jakarta, Erlangga.

[10] Wijaya, A., (2013), Pengantar Riset Operasi , (Edisi 3), Jakarta, Penerbit Mitra Wacana Media.

[11] Supranto, J., (2006), Riset Operasi Untuk Pengambilan Keputusan, (Edisi Revisi). Jakarta.

[12] Wardani, Musdalifah dan Lusiyanti, (2018). Optimalisasi Biaya dan Waktu Pelaksanaan Proyek Pembangunan Perumahan Citraland Palu Menggunakan Metode Program Evaluation dan Review Technique (PERT) – Critical Path Method (CPM) Studi Kasus Perumahan Citraland Palu, Jurnal Ilmiah Matematika dan Terapan, Vol. 15, No. 2:197-208.

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Mardian, B., & Sembada, W. L. (2024). PENENTUAN JALUR KRITIS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHODE (CPM). Akademi Angkatan Udara Journal of Defense Science and Technology : AAU-JDST, 13(1), 1–13. Retrieved from https://journal.aau.ac.id/jdst/article/view/356

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)