Analisis Pengaruh Perubahan Ketebalan dan Lokasi Maximum Camber pada NACA 4 Digit Terhadap Performa Aerodinamika Sayap Pesawat Terbang Radio Controlled Menggunakan ANSYS Student 2022 R1

Authors

  • Bondhan Firmanto Program Studi Teknik Aeronautika Pertahanan, Akademi Angkatan Udara

Keywords:

NACA 4 digit, camber, koefisien lift, koefisien drag, komputasi dinamika fluida.

Abstract

Pesawat terbang model dibuat melalui beberapa tahap seperti halnya dalam pembuatan pesawat terbang yang sebenarnya. Salah satu tahap penting dalam pembuatan pesawat terbang adalah perancangan sayap dan pengujian performa aerodinamikanya. Sayap menjadi bagian utama pesawat terbang karena merupakan bagian pesawat yang menghasilkan gaya lift terbesar. Demikian pula dalam pembuatan pesawat terbang model, sayap perlu dirancang sedemikian rupa dan dianalisis performa aerodinamikanya agar pesawat dapat terbang dengan stabil dan memiliki performa aerodinamika yang optimal. Pada penelitian ini akan dianalisis 3 variasi
ketebalan dan lokasi maximum camber pada airfoil NACA 4 digit guna mengetahui performa aerodinamika yang optimal. Analisi aerodinamika secara numerik menggunakan paket perangkat lunak ANSYS Student 2022R1. Domain komputasi dibuat dengan perangkat lunak ANSYS DesignModeler. Model 3D sayap menggunakan airfoil NACA0012, airfoil NACA2412, dan airfoil NACA2812.
Mesh dibuat dengan perangkat lunak ANSYS Meshing. Simulasi menggunakan perangkat lunak ANSYS Fluent. Model turbulen yang digunakan adalah κ-omega SST pada kondisi transient, incompressible, subsonic dan sea level. Simulasi dilakukan pada kecepatan 8,33 m/s dan sudut serang 0°. Analisis dititikberatkan pada performa aerodinamika CL, CD, CL/CD dan visualisasi tekanan fluida di sekitar sayap. Analisis aerodinamika menunjukkan nilai lift to drag ratio tertinggi diperoleh NACA2812 sebesar 8,910637571 sehingga dipilih sebagai desain ssayap yang akan digunakan pada pesawat terbang radio controlled.

References

[1] C. L. Ladson, C. W. Brooks, A. S. Hill, and D. W. Sproles, “Computer Program To Obtain Ordinates for NACA Airfoils,” Nasa, no. December, p. 4741, 1996.

[2] M. Pawar, Z. Sonara, A. Professor, and C. S. Patel, “Experimental Analysis of Flow Over Symmetrical Aerofoil,” Issn (Print, no. 34, pp. 8–12, 2017, [Online]. Available: http://troindia.in/journal/ijapme/vol3iss4/8-12.pdf

[3] G. Nugroho, A. Bramantya, and B. Setiawan, “Simulasi Pengaruh Airfoil NACA 4412 dan MH60 Dengan Variasi Taper Ratio Terhadap CL dan CD Pesawat Tanpa Awak Untuk Misi Surveillance”.

[4] S. S. Hegde, S. Nayak, and N. Chavan, “A Systematic Approach for Designing, Analyzing and Building a Model RC Plane.” [Online]. Available: www.ijert.org

[5] A. Bramantya and R. Ginting, “Study of Effect of 4-Digit NACA Variation on Airfoil Performance using Computation Fluid Dynamic”.

[6] M. Ghofur and I. Triwicaksono, “Perancangan Dan Analisis Computional Fluid Dynamics Sayap Pesawat Tempur KFX/IFX Menggunakan Software Solidworks,” JDST Vol 7 No 1 (2018): April, vol. 1, Apr. 2018.

[7] B. Firmanto and S. T. Hernawan, “Desain dan Analisis Numerik Performa Aerodinamika Pesawat Terbang Radio Controlled untuk Aeromodeling Taruna AAU,” Patriot Biru TNI AU, vol. 1, 2022.

[8] B. Firmanto and M. A. , Bramantya, “STUDI NUMERIK PENGARUH VORTEX GENERATOR TERHADAP PERFORMA AERODINAMIKA SAYAP AIRFOIL JENIS NACA 2412 ,” Yogyakarta, 2021. Accessed: Mar. 15, 2022. [Online]. Available: http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/203004

Downloads

Published

2022-04-30

How to Cite

Firmanto, B. (2022). Analisis Pengaruh Perubahan Ketebalan dan Lokasi Maximum Camber pada NACA 4 Digit Terhadap Performa Aerodinamika Sayap Pesawat Terbang Radio Controlled Menggunakan ANSYS Student 2022 R1. Akademi Angkatan Udara Journal of Defense Science and Technology : AAU-JDST, 11(1), 29–40. Retrieved from https://journal.aau.ac.id/jdst/article/view/321

Issue

Section

Articles